
Gambar 1. Hutan Papua yang dibabat untuk lahan food estate (Sumber: Yayasan Pustaka Bentala Rakyat)
Program food estate yang digalakkan pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memunculkan kekhawatiran terkait percepatan konversi hutan alam, terutama di Kalimantan dan Papua. Banyak laporan investigasi menunjukkan bahwa sebagian lokasi food estate dibangun pada kawasan berhutan primer atau lahan gambut yang memiliki fungsi ekologis penting. Hal ini menimbulkan konflik antara kebutuhan peningkatan produksi pangan nasional dan upaya mempertahankan jasa ekosistem hutan. Menurut laporan Forest Watch Indonesia (FWI, 2023), laju kehilangan hutan alam Indonesia terus meningkat di wilayah yang menjadi target perluasan food estate, memperlihatkan lemahnya screening ekologis dan perencanaan spasial dalam implementasi program tersebut.








