Pos oleh :

himaba.fkt

Rayap Basah pada Tanaman Berkayu dan Penanganannya

Sumber gambar: Serangga.id

Rayap basah (Captotermes curvignathus) merupakan serangga kecil berwarna putih pemakan selulosa yang sangat berbahaya bagi tanaman berkayu. Rayap basah merupakan salah satu serangga yang dapat menimbulkan kerusakan fisik secara langsung pada tanaman berkayu. Hal ini dikarenakan rayap basah dapat menyerang akar dan batang tanaman sehingga translokasi air dan zat hara terganggu. Pada kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya kematian pada tanaman (Hutabarat, dkk., 2015). read more

Mengenal Uniknya Ulat Kantong

Gambar 1. Gejala Daun Tanaman Inang yang Terserang Ulat Kantong (Muhlison, 2016).

Ulat Kantong (Pteroma plagiophleps) merupakan salah satu hama tanaman hutan yang mudah dikenali. Ulat Kantong memiliki ciri khas yaitu tubuhnya ditutupi oleh kantong yang biasanya berbentuk kerucut. Kantong tersebut dapat terbuat dari daun maupun ranting (Nuraeni dkk., 2010). Ukuran kantong Pteroma plagiophleps tidak lebih dari 16 mm, berbentuk kerucut, dan berwarna cokelat (Muhlison dkk., 2016). Kantong ini terbuat dari potongan-potongan kecil daun inang dan ditempelkan dengan rapi menggunakan sutera yang dihasilkan larva. Pupa berada di dalam kantong dengan posisi berubah-ubah, kantong berbentuk elips dan menggantung menggunakan benang sutera pada dahan atau daun (Emmanuel et al., 2012 dalam Muhlison, 2016). read more

Mengenal Lebih Dekat “Si Kayu Besi”

Hutan hujan tropika basah ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon. Umumnya hutan jenis ini didominasi oleh famili Dipterocarpaceae ang sudah dikenal oleh masyarakat terutama dari jenis meranti, kapur, dan keruing. Selain jenis-jenis tersebut ada satu jenis pohon yang sangat terkenal luas karena kekuatannya, yaitu ulin. Jenis ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga banyak diminati masyarakat. Ada berbagai nama daerah untuk Ulin, antara lain bulian, bulian rambai, onglen (Sumatera Selatan), belian, tabulin, telian, tulian dan ulin (Kalimantan). Sedangkan berdasarkan botani dinamakan Eusideroxylon zwageri Teijsm & Binn dan digolongkan suku Lauraceae. Nama-nama botani lain yang digunakan untuk ulin dan merupakan sinonim adalah Eusideroxylon malagangai Sym. dan Eusideroxylon borneense F. Villar (Sidiyasa dan Juliat, 2001). read more

Resak Banten yang Rusak

Gambar 1. Daun Vatica bantamensis (Hassk.) Benth. & Hook.ex Miq

(sumber: pohonlangka.id)

Resak Banten tumbuh secara alami di Taman Nasional Ujung Kulon. Mempunyai nama latin Vatica bantamensis (Hassk.) Benth. & Hook.ex Miq. termasuk keluarga Dipterocarpaceae dengan nama lokal resak banten atau kokoleceran.  Pohon ini dijadikan flora identitas dari Provinsi Banten karena pohon ini merupakan pohon endemik. Resak Banten merupakan salah satu jenis yang ditetapkan statusnya menjadi hampir punah. read more

Gaharu (Aquilaria spp)

(Aquilaria malaccensis)

Berdasarkan taksonomi tumbuhan, gaharu merupakan spesies dengan naman ilmiah (Aquilaria spp). Spesies ini tergolong dalam family Thymelaeaceae. Dengan genus salah satunya Aquilaria. Secara morfologis pohon gaharu dapat dicirikan deangan daun tunggal, berselang-seling, tipis hingga tebal, tepi rata, melengkung hingga bergelombang, dan seringkali berbulu pada permukaan bawah, terutama pada tulang daun primer dan sekunder. Bagian daunnya berbentuk bundar telur, jorong, lonjong memanjang dengan ukuran panjang 5–8 cm dan lebar 3–4 cm. Ujung daun runcing atau meruncing, pangkal daun runcing, membundar, warna daun hijau mengkilat dan tulang daun sekundernya jelas read more

Si Legit Asli Tanah Borneo Selatan yang Terancam Keberadaannya

Sumber: toptropicals.com

Gambar 1. Tanaman Mangga Kasturi (Mangifera casturi Kosterm).

Mangga merupakan jenis buah yang tidak asing lagi di telinga kita dan sangat mudah dijumpai, terutama bagi kita yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia. Mangga di Indonesia banyak dimanfaatkan dalam bentu produk olahan seperti keripik, jus, manisan, maupun dijual sebagai buah. Jenis spesies mangga yang umum di Indonesia adalah Mangifera indica. Namun, ada jenis spesies mangga lain seperti Mangga kasturi (Mangifera casturi) yang merupakan salah satu jenis mangga asli Indonesia. read more

Eboni (Diospyros celebica) Si Kayu Hitam dari Sulawesi

www.greeners.co

Eboni (Diospyros celebica) merupakan pohon endemik dari daerah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Pohon Eboni memiliki tinggi hingga 40 meter dengan diameter batang kayu mencapai 1 meter. Kayu Eboni memiliki ciri-ciri tertentu diantaranya : berwarna coklat gelap, agak kehitaman, bertekstur halus dengan arah serat kayu yang lurus atau sedikit berpadu serta pemukaan kayu yang licin. Penggunaan dari kayu eboni untuk membuat tiang jembatan, perabot rumah tangga, patung, alat musik, dan ukiran (Kurniawan dan Bayu, 2010). read more

Dipterocarpus littoralis (Pelahlar)

Dipterocarpus littoralis atau biasa disebut pelahlar merupakan jenis pohon yang memiliki status konservasi kritis (Critically Endangered) dan termasuk dalam daftar nasional spesies prioritas untuk tindakan konservasi di Indonesia tahun 2008-2018 (Robiansyah dan Davy, 2015). Pelahlar merupakan anggota dari famili Dipterocarpaceae dan merupakan jenis endemik yang tumbuh di pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Indonesia (Ashton, 1982 dalam Dwiyanti dkk., 2014). Terdapat beberapa hal yang mengancam keberadaan Dipterocarpus littoralis. Ancaman utamanya yaitu penebangan dan pengambilan kayu bakar secara liar oleh warga lokal di sekitar area cagar alam.

Mengenal Flora Gunung Kembang, Astronia spectabilis

Penelitian  dalam rangka Forester in Action, Himpunan Mahasiswa Budidaya Hutan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman vegetasi dan struktur jenis pohon yang ada di jalur pendakian Gunung. Penelitian dilakukan pada tanggal 24 hingga 25 Januari 2019 di jalur pendakian Gunung Kembang via Blembem, Kretek, Wonosobo.

Seminar Hasil Penelitian Himaba

Sabtu (11/5/2019) telah terselenggara seminar hasil penelitian himaba ini mengusung tema besar yaitu “Buah Karya Silvikultur Untuk Masyarakat dan Alam” dengan judul penelitian yaitu “Komposisi dan Struktur Vegetasi Pohon di Jalur Pendakian Gunung Kembang via Blembem”. Bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM, penyampaian hasil penelitian dilanjutkan dengan talkshow dengan tajuk “Kabar dan Tantangan Terkini Flora Pegunungan di Pulau Jawa”.